728 x 90



sejarah

sejarah

Desa Lembang terbentuk sekitar tahun 1891 (awalnya merupakan bagian wilayah perkebunan kopi dan tembakau), yang terdiri dari beberapa kampung yang batas-batasnya ditetapkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Cikal bakal penduduk Desa Lembang adalah beberapa kelompok keluarga yang dulu tinggal di beberapa kampung dan para pendatang yang bekerja di perkebunan yang kemudian menjadi penduduk tetap.

Nama “Lembang” diambil dari kata “ngalembang” yang berarti genangan air. Hal tersebut dikarenakan pada setiap musim hujan, air selalu menggenang (tidak dapat mengalir). Namun dalam versi lain disebutkan bahwa kata “Lembang” berasal dari kata dalam bahasa Belanda yakni “landbouw” yang berarti pertanian. Hal tersebut merujuk pada kondisi Lembang yang merupakan daerah pertanian.

Seiring dengan perkembangan penduduk yang makin pesat, pada tahun 1980 Desa Lembang dimekarkan menjadi dua desa, yaitu Desa Lembang dan Desa Jayagiri. Pemekaran desa tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor : 1268/Pem.122/Pem/Kep/1980.

Berikut  daftar nama pejabat Kepala Desa Lembang :

 

Nama

Periode

Keterangan

1

Satja Pradja

1891-1903

Sebelum dimekarkan

2

Mama Pradja

1903-1927

3

Sukarta Dinata

1927-1937

4

Sumarna Nata Atmadja

1937-1945

5

Oni Sumihardja

1945-1948

6

Sulaeman Nana

1948-1980

7

Lili Suhaerli

1980-1983

 

8

Endang Sutriatna

1983-1991

 

9

H. Mustopa

1991-1993

 

10

Agus Kusnadi

1993-2001

 

11

Adung Suhendar R.

2001

 

12

S.B. Harsoyo

2001-2007

 

13

Yono Maryono

2007-2012

 

14

Yono Maryono, S.I.P

2012-2018